Mengenal Penyakit Sendi Asam Urat -Penyebab, Gejala & Pengobatan-


Mengenal Penyakit Sendi Asam Urat -Penyebab, Gejala & Pengobatan-


Banyak orang yang salah mengartikan bahwa setiap nyeri sendi yang dirasakan merupakan penyakit yang di sebabkan oleh asam urat. Sehingga banyak pasien yang berobat hanya untuk meminta obat asam urat ke dokter. Padahal penyakit asam urat itu hanya merupakan salah satu dari ratusan jenis penyakit sendi.

Untuk mengetahui apakah nyeri sendi yang dirasakan benar disebabkan oleh asam urat. Maka perlu pembuktian lebih lanjut. Dokter biasa akan menganalisa gejala yang timbul dan di kombinasikan dengan pemeriksaan penunjang untuk memastikan apakah nyeri sendi yang dirasakan pasien disebabkan oleh penyakit asam urat.

Yuks cari tau apakah nyeri sendi yang anda derita benar merupakan penyakit asam urat atau tidak dengan simak Catatan Kesehatan berikut ini.


Pengertian


Asam urat merupakan salah satu hasil akhir dari metabolisme senyawa purin di dalam tubuh. Sebagian besar asam urat nantinya akan di bawa oleh aliran darah menuju ginjal. Dimana seterusnya sebagian besar asam urat akan dikeluarkan dari tubuh  melalui air seni dan melalui feses.

Asam urat di dalam darah akan di atur oleh ginjal yang sehat agar kadarnya selalu normal. Namun kadar asam urat yang berlebihan tidak akan termetabolisme seluruhnya oleh tubuh dan akan menyebabkan terjadi Hiperurisemia (Hiper = peningkatan, urise = asam urat, mia =  dalam darah). Hiperurisemia  akan berlanjut menjadi Gout (Radang sendi oleh kristal asam urat).


Penyebab


Penyebab utama terjadinya penyakit asam urat adalah peningkatan kadar asam urat di dalam darah. Peningkatan kadar asam urat di dalam darah bisa disebabkan melalui 3 mekanisme.

1. Peningkatan  produksi asam urat
Peningkatan produksi asam urat di dalam tubuh bisa disebabkan oleh berbagai macam faktor.  Ada faktor yang tidak bisa di ketahui penyebabnya (idiopatik primer), makanan yang kaya dengan purin (kandungan tinggi protein), minuman beralkohol, obesitas, dan beberapa penyakit seperti page’s desease, polisitemia vera, proses hemolitik, psoriasis dan penyakit laiinya.

2. Penurunan pembuangan asam urat
Penurunan pembuangan asam urat merupakan penyebab terbesar dari peningkatan asam urat di dalam darah (hampir 90% kasus). Penyebabnya seperti : faktor yang belum di ketahui penyebabnya (idiopatik primer), insufisiensi ginjal (gangguan fungsi ginjal), ginjal polikistik (tumbuh kista kista di ginjal), diabetes insipidus (penyakit peningkatan produksi air seni), hipertensi (darah tinggi), asidosis (peningkatan keasaman darah), toksik pada kehamilan, alkohol, menggunakan obat-obatan berlebihan seperti salisilat < 2gram/hari, obat diuretic, levodopa, ethambuthol, pirazinamid, dan lain-lain

3. Kombinasi antara kedua mekanisme tersebut
Hal ini bisa terjadi akibat penurunan kadar enzim-enzim tubuh seperti defisiensi glukosa 6-pospat, defisiensi frutosa 1-fosfat aldosi, konsumsi alkohol dan keadaan syok (penuran aliran darah dalam pembuluh darah).


Gejala Penyakit Asam Urat

Gejala asam urat dapat terjadi dalam 3 stadium/fase.

1. Stadium/ Fase Akut
Pada fase ini biasanya penderita akan merasakan nyeri pada sendi. Nyeri sendi disebabkan oleh peradangan sendi yang dipicu oleh adanya kristal asam urat yang berlebihan di rongga sendi.

Peradangan sendi terjadi karena proses pertahanan tubuh agar kelebihan asam urat tidak merusak dan menyebar ke jaringan sekitar. Pada proses ini sel-sel darah putih berusaha mengeliminasi kristal asam urat yang berlebihan di rongga sendi. Selama proses eliminasi ini terbentuk berbagai macam zat yang menyebabkan rasa nyeri di sendi dan jaringan sekitarnya.

Rasa nyeri ini dapat disertai dengan atau tanpa pembengkakan dan kemerahan kulit di atas sendi yang mengalami peradangan. Menyentuh kulit yang bengkak dan memerah ini akan menimbulkan rasa nyeri. Rasa nyeri sering timbul dan memberat ketika malam hari dan ketika udara dingin. Rasa nyeri dapat dapat berlangsung beberapa hari dan bulan jika tidak di obati.

Daerah khas yang paling sering mendapat serangan akut adalah pangkal ibu jari kaki sebelah dalam yang menyebabkan suatu keadaan yang disebut podagra. Selain itu penyakit ini juga sering menyerang bagian tubuh yang lain seperti pergelangan tangan, siku, lutut dan pergelangan kaki.

2. Stadium/Fase Interkritikal (Fase tenang)
Pada fase ini biasanya penderita tidak akan mengalami rasa nyeri sendi maupun terjadi pembengkakan pada kulit di atas sendi tersebut. Meskipun demikian, jika dilakukan pemeriksaan cairan sendi, biasanya akan ditemukan kristal asam urat serta proses peradangan yang terus berlanjut. Jika pada fase tidak dilakukan pengaturan kadar asam urat darah dengan benar. Maka suatu hari penderita akan mengalami serangan akut lebih sering dan biasanya lebih berat. Manajemen kadar asam urat yang buruk pada fase ini akan megakibatkan berlanjut ke stadium/fase kronik atau menahun.

3. Stadium/Fase Kronik (Menahun)
Fase ini terjadi jika penderita tidak melakukan menajemen kadar asam urat darah dengan baik. Penderita hanya mengobati diri sendiri dan kontrol ke dokter secara tidak teratur. Pada fase ini kadar kristal asam urat akan semakin banyak dan akan menyebabkan penimbunan Kristal asam urat di sendi dalam skala besar berupa benjolan keras, dimana keadaan ini di sebut tofi.

Tofi merupakan suatu keadaan penimbunan Kristal asam urat yang dikelilingi reaksi radang. Tofi juga sering ditemukan di tulang rawan telinga. Keadaan ini bisanya timbul 5-10 tahun setelah awal dari serangan akut.

Pada fase ini juga kadang menimbulkan penimbunan kristal asam urat di ginjal. Penimbunan ini akan menyebabkan terbentuknya batu ginjal. Batu ginjal akan menyebabkan nyeri pada pinggang, kencing berpasir dan campur darah, memicu infeksi di ginjal, dan paling parah akan menyebabkan gagal ginjal akut dan dapat berlanjut menjadi gagal ginjal kronik.


Diagnosis


Diagnosa dapat ditegakan berdasarkan gejala yang timbul. Biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan laboratorium kadar asam urat dalam darah untuk memastikan penyebab nyeri sendi penderita. Pada penderita nyeri sendi yang disebakan oleh penyakit asam urat makan akan didapatkan hasil peningkatan kadar asam urat dalam darah diatas kadar  normal. Pada pria nilai kadar asam urat normal adalah < 7mg/dl sedangkan pada wanita kadar normalnya adalah < 6,5mg/dl.

Jika ditemukan hasil kadar asam urat di atas nilai normal dan disertai  dengan gejala yang khas. Diagnosa penyakit sendi yang disebabkan asam urat bisa di tegakan. Tapi kadang pada keaadaan serangan akut ditemukan kadar asam urat yang normal di dalam darah. Meskipun demikian jika dilakukan pemeriksaan cairan sendi, maka akan ditemukan kristal asam urat dengan bentuk seperti jarum di bawah mikroskop.


Pengobatan

Pengobatan penyakit sendi yang di akibatkan oleh peningkatan kadar asam urat ini ada 2.

1. Terapi obat-obatan
Obat Colcisin merupakan pilihan pertama yang sangat efektif dalam mengurangi nyeri dan pencegahan penyakit. Obat ini mempunyai efek samping seperti mual, muntah dan diare. Colcisin  biasanya di berikan jika penderita tidak bisa diberikan obat-obatan jenis NSAIDS.

Obat jenis NSAIDS (Nonsteroid anti-inflamasi drugs) dapat diberikan untuk mengontrol inflamasi dan rasa nyeri. Obat ini mempunyai efek sampai gangguan system pencernaan, luka pada lambung dan bahkan perdarahan saluran cerna. Contoh obat jenis ini adalah indometasin.
Obat jenis Steroid juga dapat ditambah dalam terapi penyakit ini untuk agar lebih kuat dalam mengontrol proses inflamasi/peradangan.

2. Terapi non Obat-obatan
Terapi jenis ini dapat dengan cara memberikan edukasi, pengaturan diet, dan mengistirahatkan sendi.
Kondisi yang menyebabkan peningkatan kadar asam urat darah seperti diet kaya purin (tinggi lemak dan protein), obesitas, serta konsumsi minum beralkohol. Oleh karena itu pengaturan diet harus sangat diperhatikan ketika proses pengobatan dan pencegahan. Pengaturan diet seharusnya rendah protein dan lemak.

Berdasarkan penelitian daging sapi dan seafood sangat meningkatkan resiko terjadinya penyakit ini. Makanan olahan dari kacang-kacangan seperti kacang kedelai, kacang tanah,  melinjo, dan lain-lain. Beberapa jenis sayuran juga beresiko meningkatkan kadar asam urat darah seperti bayam, kol, asparagus, buncis, dan lain-lain. Pada penderita juga di anjurkan untuk membuat banyak minum air putih.



0 Response to "Mengenal Penyakit Sendi Asam Urat -Penyebab, Gejala & Pengobatan-"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel