Ternyata Tidak Masalah Minum Susu Dengan Obat, Tetapi..


Ternyata Tidak Masalah Minum Susu Dengan Obat, Tetapi..


Kita sering mendengar anjuran yang menyebutkan bahwa minum obat tidak boleh bersamaan dengan minum susu. Sehingga kebanyakan orang takut minum obat bersamaan dengan minum susu. Kebanyakan orang berpkir susu dapat menetralisir obat. Sehingga menyebabkan obat tidak bekerja efektif bahkan tidak dapat di serap tubuh.

Ya, anjuran ini ada benarnya juga. Tapi ternyata tidak sepenuhnya benar. Tidak semua obat terganggu kerjanya maupun penyerapannya oleh susu. Banyak orang tidak tau bahwa ada beberapa jenis obat justru baik diminum bersamaan dengan susu. Berikut beberapa fakta Catatan Kesehatan tentang mimum obat dengan susu.

Interaksi Susu Dengan Obat-Obatan

Interaksi obat bersamaan dengan minum susu bisa terjadi karena penggunaan yang tidak disengaja atau ketidaktahuan tentang kandungan bahan aktif di dalamnya. Beberapa interaksi obat dengan susu yang dapat terjadi, antara lain:
·      Mencegah obat bekerja secara efektif.
·      Efek samping obat menjadi lebih ringan atau sebaliknya menjadi lebih buruk. Pada tingkatan yang lebih lanjut, bahkan bsa menimbulkan efek samping baru.
·      Hal yang perlu diperhatian dari minum obat setelah minum susu adalah efektivitas kerja obat itu juga berdasarkan berat badan, usia, vitamin, dosis obat, obat herbal, dan kondisi kesehatan tertentu. Selain itu kita harus memperhatikan apakah kandungan susu dapat berdampak pada kinerja obat.

Jadi Sebenarnya, Bolehkah Minum Susu Bersamaan Dengan Susu?

Para Ahli tidak menganjurkan untuk minum obat bersamaan dengan susu karena dapat menimbulkan efek seperti yang sudah di bahas di atas. Berikut beberapa jenis obat yang tidak dianjurkan diminum bersamaan dengan susu :
·      Obat antikejang atau antiepilepsi, seperti fenitoin. Efek dari kalsium dan vitamin D yang terkandung di susu mungkin bisa menetralkan efek dari obat antikejang tersebut. Selain itu obat antikejang akan mengganggu metabolisme vitamin D dan kalsium yang terkandung dalam susu. Oleh sebab itu, Konsultasikan dengan dokter jika sedang berada dalam perawatan antiepilepsi jangka panjang untuk konsumsi susu, vitamin D dan suplemen kalsium.
·      Obat-obatan antibiotik golongan quinolon, seperti levoflaxcin,, ciprofloxacin, levoflaxcin dan moxilfloxacin. Obat-obatan ini tidak dapat dikonsumsi bersamaan dengan produk olahan susu seperti yogurt dan susu atau jus yang tinggi kandungan dengan kalsium. Walau demikian, ciprofloxacin dapat dikonsumsi dengan makanan yang mengandung tinggi kalsium.
·      Obat antibiotik lainnya seperti Tetrasiklin tidak bisa diminum bersamaan dengan susu. Hal ini dikarenakan kalsium dalam susu mengikat antibiotik menyebabkan antibiotic tidak bisa diserap oleh usus.

Apakah Selalu Tidak Aman Minum Susu Dengan Obat?

Kita lebih dianjurkan untuk minum obat dengan air putih. Para ahli mengatakan minum susu setelah 2 jam minum beberapa jenis obat tidak menggangu proses penyerapan obat dan efektivitas obat di tubuh. Tetapi ternyata ada beberapa jenis obat yang ternyata lebih dianjurkan untuk diminum bersamaan dengan minum susu.
·      Obat golongan Kortikosteroid, seperti hidrokortison dan prednisone mempunyai efek meningkatkan pembuangan kalsium dan kalium dari tubuh. Obat ini dianjurkan diminum bersamaan dengan susu yang mempunyai kandugan kalsium dan kalium yang tinggi sehingga mengatasi kekurangan kedua mineral ini.
·      Obat golongan NSAID (Non Steroid Anti-Inflamasi Drugs) seperti diklofenak, ibuprofen, naproksen dan aspirin. Obat jenis ini bersamaan dengan Obat golongan Kortikosteroid mempunyai efek samping mengiritasi lambung, mual dan muntah. Maka kedua jenis obat ini di anjurkan untuk di minum dengan susu untuk mengatasi efek samping tersebut. Karena susu dapat melapisi dinding lambung sehingga dapat melindungi lambung dari efek samping kedua jenis obat ini.




0 Response to "Ternyata Tidak Masalah Minum Susu Dengan Obat, Tetapi.."

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel